Beranda > Catatan Keseharian > 25 Oktober 2011

25 Oktober 2011

Di balik jendela, Hujan turun sangat deras dan lama. Sederas dan selama apa, siapa yang tahu? Aku merasa telah mengerti: Sang Hujanpun tidak mau tahu. Ia akan turun sederas dan selama tekadnya. Andai Hujan itu mau mewakili hasrat jiwaku, menjadi tubuh bagi tekadnya yang buta, membuatnya hidup dalam kederasan yang seharusnya, meski tak abadi…dan setelah Ia mereda, bersama mengeringnya Bumi, biarkan sungai jiwaku yang kecil dan dangkal itupun mengering, untuk selamanya.

Categories: Catatan Keseharian
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.